Pengaturan Privasi

....

Islamic Widget

RSS


Ta'aruf



Taaruf adalah kegiatan bersilaturahmi, kalau pada masa ini kita bilang berkenalan bertatap muka, atau main/bertamu ke rumah seseorang dengan tujuan berkenalan dengan penghuninya. Bisa juga dikatakan bahwa tujuan dari berkenalan tersebut adalah untuk mencari jodoh. Taaruf bisa juga dilakukan jika kedua belah pihak keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak untuk bersedia atau tidak untuk dilanjutkan ke jenjang khitbah - taaruf dengan mempertemukan yang hendak dijodohkan dengan maksud agar saling mengenal.

Sebagai sarana yang objektif dalam melakukan pengenalan dan pendekatan, taaruf sangat berbeda dengan pacaran. Taaruf secara syar`i memang diperintahkan oleh Rasulullah SAW bagi pasangan yang ingin nikah. Perbedaan hakiki antara pacaran dengan ta’aruf adalah dari segi tujuan dan manfaat. Jika tujuan pacaran lebih kepada kenikmatan sesaat, zina, dan maksiat. Taaruf jelas sekali tujuannya yaitu untuk mengetahui kriteria calon pasangan.

Proses taaruf

Dalam upaya ta’aruf dengan calon pasangan, pihak pria dan wanita dipersilakan menanyakan apa saja yang kira-kira terkait dengan kepentingan masing-masing nanti selama mengarungi kehidupan. Tapi tentu saja semua itu harus dilakukan dengan adab dan etikanya. Tidak boleh dilakukan cuma berdua saja. Harus ada yang mendampingi dan yang utama adalah wali atau keluarganya. Jadi, taaruf bukanlah bermesraan berdua, tapi lebih kepada pembicaraan yang bersifat realistis untuk mempersiapkan sebuah perjalanan panjang berdua.

Tujuan taaruf

Taaruf adalah media syar`i yang dapat digunakan untuk melakukan pengenalan terhadap calon pasangan. Sisi yang dijadikan pengenalan tidak hanya terkait dengan data global, melainkan juga termasuk hal-hal kecil yang menurut masing-masing pihak cukup penting. Misalnya masalah kecantikan calon istri, dibolehkan untuk melihat langsung wajahnya dengan cara yang seksama, bukan cuma sekedar curi-curi pandang atau ngintip fotonya. Justru Islam telah memerintahkan seorang calon suami untuk mendatangi calon istrinya secara langsung face to face, bukan melalui media foto, lukisan atau video.

Karena pada hakikatnya wajah seorang wanita itu bukan aurat, jadi tidak ada salahnya untuk dilihat. Khusus dalam kasus taaruf, yang namanya melihat wajah itu bukan cuma melirik-melirik sekilas, tapi kalau perlu dipelototi dengan seksama. Periksalah apakah ada jerawat numpang tumbuh di sana. Begitu juga dia boleh meminta diperlihatkan kedua telapak tangan calon istrinya. Juga bukan melihat sekilas, tapi melihat dengan seksama. Karena telapak tangan wanita bukanlah termasuk aurat.

Manfaat Taaruf

Selain urusan melihat fisik, taaruf juga harus menghasilkan data yang berkaitan dengan sikap, perilaku, pengalaman, cara kehidupan dan lain-lainnya. Hanya semua itu harus dilakukan dengan cara yang benar dan dalam koridor syariat Islam. Minimal harus ditemani orang lain baik dari keluarga calon istri atau dari calon suami. Sehingga tidak dibenarkan untuk pergi jalan-jalan berdua, nonton, boncengan, kencan, nge-date dan seterusnya dengan menggunakan alasan taaruf. Janganlah ta`aruf menjadi pacaran, sehingga tidak terjadi khalwat dan ikhtilath antara pasangan yang belum jadi suami-istri ini.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

AKU DAN KAMU

KAMU AYO BANGUN
SEMANGAT , Kamu tahu kan bahwa kebahagiaan hakiki itu adalah KETENANGAN dan KETENTRAMAN HATI...ni biar hatimu tenang
“Jagalah ALLAH, niscaya engkau akan senantiasa mendapati-Nya di hadapanmu. Kenalilah ALLAH di waktu lapang niscaya Dia akan mengenalimu saat kesulitan, ketahuilah bahwa apa yang ditetapkan luput darimu tidak akan pernah menimpamu dan apa yang telah ditetapkan menimpamu ...tidak akan pernah luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan itu selalu mengiringi kesabaran, jalan keluar selalu mengiringi cobaan dan kemudahan itu selalu mengiringi kesusahan.”...HR.Tirmidzi

-Kamu mah harus banyak BERSYUKUR atas pemberian ALLAH dan juga QONA'AH. Kamu harus lihat orang yang di bawah kamu jangan terus memandang keatas biar kamu sadar bahwa kamu masih lebih beruntung dari yang lain dan agar kamu banyak bersyukur dengan nikmat yang telah kamu dapatkan.

-Kamu juga tau kan umur kamu itu semakin lama semakin berkurang (kalau bilangan umurnya memang bertambah tapi sebenarnya malah berkurang...kamu bingung kan makanya gak usah bingung dalam hidup ini semua sudah ada yang mengatur) maka pergunakanlah waktu mu sebaik-baiknya jangan main2 aja.Hiduplah didunia ini laksana Pengembara ,Ingatlah adanya YAUMUL HISAB semua yang kamu lakukan di dunia akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak. Jagalah

-Kamu gak usah takut kehilangan. Kamu lahir ke dunia gak bawa apa2 kalau mati juga gak akan bawa apa2. TEMAN SEJATIMU adalah amal perbuatanmu yang akan selalu setia menemanimu.

- Kamu jadi orang tuh JANGAN MUDAH MARAH DAN JADILAH ORANG YANG SABAR karena kesabaran adalah cahaya...Mari kita mendengar herannya Rasululah terhadap kehidupan orang-orang yang beriman di mana mereka selalu dalam kebaikan siang dan malam:
"Sungguh sangat mengherankan urusannya orang yang beriman dimana semua urusannya adalah baik dan yang demikian itu tidak didapati kecuali oleh orang yang beriman. Kalau dia mendapatkan kesenangan dia bersyukur maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya dan kalau dia ditimpa mudharat (musibah) mereka bersabar maka itu merupakan satu kebaikan baginya”.


-Kalau ini mah kalau kamu sudah mampu hahaha...Kamu kelak kan akan berkeluarga, kamu harus bisa memilih carilah wanita yang sholihah. Wanita tuh di pilih karena 4 alasan karena Harta, Kecantikan ,Keturunan dan Agamanya. Pilihlah yang agamanya baik niscaya kamu akan beruntung. Yang agamanya baik INSYA ALLAH bisa mewujudkan keluarga yang sakinah ,mawaddah ,warahmah. Bisa mendidik anak supaya jadi anak yang sholeh dan sholihah.Bisa mengingatkan kamu sewaktu kamu melakukan kesalahan. Dan masih banyak lagi... MAKANYA KAMU HARUS HATI-HATI JANGAN SAMPAI SALAH MEMILIH / DIPILIH ORANG YA...hahahaha

-

Mukmin yg kuat adalah lebih baik dan lebih disenangi disisi ALLAH dari pada mummin yg lemah , masing2 adalah baik.
Bersemangatlah untuk mencApai perkara yg bermanfaat bagimu dan janganlah kamu malas.
ApabiLa kamu tertimpa sesuatu. Janganlah berkata; "seandainya aku berbuat, tentu akan begini dan begini. Tapi Katakanlah: ALLAH sudah menakdirkan, dan apa yg DIA kehendaki-Nya DIA lakukan. Sesungguhnya kata 'seandainya' membuka pintu bagi perbuatan setan (memberikan was2 dalam hati untuk menolak takdir)




SEKARANG LIHATLAH DISEKELILINGMU SUNGAI kan hahaha.....
-Ingatlah dikala kamu kecil ,kamu senang banget kan main2 di sungai.

-Ingat waktu kamu sering mandi ,main bola dan lempar2an lumpur mengasyikan bukan . Cari belalang di sawah main layang 2 di pinggir sungai sampai sore , sampai2 kamu dicari-cari ibumu...., kalau ibumu gak sayang kamu mungkin gak bakalan kamu dicari- cari tuh

- Maka dari itu berbaktilah kepada orang tuamu. Kamu ingat dikala kamu sakit, siapa yang setia merawatmu ....?Pasti orang tuamu , terutama ibumu yang begitu sabar dan perhatian sama kamu. Ingatlah orang tuamu yang setia mendidik kamu dari kecil sampai kamu segede gini..hahaha maka dari itu kamu harus berbakti kepada kedua orang tuamu.Orang tua gak mengharapkan apa 2 darimu mereka cuma ingin kamu hidup bahagia di dunia dan akhirat serta jadi orang yang baik ...^___^

-Ingatlah kamu adalah pemimpin walaupun kamu kerja sama orang tapi kamu tetap jadi pemimpin jadi tenang saja , aku siap jadi bawahanmu...walaupun aku jadi bawahanmu tapi aku juga pemimpin kan....hahaha gak usah bercita cita jadi pemimpin kamu sekarang juga pemimpin hahahaha......."kamu semua adalah pemimpin dan kamu akan ditanya mengenai kepemimpinanmu. Imam [penguasa] adalah pemimpin dan akan ditanya tentang kepemimpinannya. Seorang laki laki adalah pemimpin keluarganya dan bertanggung jawab mengenai kepemimpinannya. Istri adalah pemimpin rumah tangga suaminya dan bertangung jawab atas kepemimpinannya. Pelayan [buruh] adalah pemelihara harta majikannya dan akan ditanya mengenai pemeliharaanya. Maka kamu semua adalah pemimpin dan masing2 bertanggung jawab atas kepemimpinannya. [HR.Bukhari-Muslim]

-Ingatlah kebaikan orang lain padamu dan lupakanlah kesalahan orang lain padamu. Dan ingatlah kesalahanmu pada orang lain dan lupakanlah kebaikanmu pada orang lain.

-Ingatlah orang yang selalu mendukungmu...
termasuk orang2 ini hehehe PENGATURAN PRIVASI & EF GE dll

Nah Gitu dong TATAPLAH MASA DEPAN
Lakukanlah yang bermanfaat bagimu...
JADILAH ORANG YANG BAIK
MUDAH2AN KAMU JADI ORANG YANG BERGUNA bagi dirimu ,keluargamu,orang lain dan lain -lain

Ketahuilah apa yang telah ditetapkan luput darimu tidak akan menimpamu dan apa yang ditetapkan menimpamu tidak akan luput darimu

Sebenernya aku ingin ngomong yang banyak tapi nanti malah salah,
Lebih baik diam daripada ngomong yg gak baik

sekian dan terima kasih

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Persoalan-Persoalan Pribadi


1. Ambillah kesempatan lima sebelum lima: mudamu sebelum tua, sehatmu sebelum sakit, kayamu sebelum melarat, hidupmu sebelum mati, dan senggangmu sebelum sibuk. (HR. Al Hakim dan Al-Baihaqi)

2. Pandanglah orang yang di bawah kamu dan janganlah memandang kepada yang di atasmu, karena itu akan lebih layak bagimu untuk tidak menghina kenikmatan Allah untukmu. (HR. Muslim)

3. Sesungguhnya persoalan-persoalan itu ada tiga macam, yaitu persoalan yang jelas bagimu kebenarannya maka ikutilah, persoalan yang jelas bagimu sesatnya maka jauhilah, dan persoalan yang terdapat perselisihan di dalamnya maka serahkanlah (kembalikan penentuan hukumnya) kepada yang alim (ilmuwan). (HR. Ath-Thabrani)

4. Buta yang paling buruk ialah buta hati. (HR. Asysyihaab)

5. Sesungguhnya Allah melampaui ketentuan bagiku dengan (memaafkan) umatku dalam kesalahan yang tidak disengaja, karena lupa, dan karena dipaksa melakukannya. (HR. Ibnu Majah)

6. Usia umatku antara enam puluh dan tujuh puluh tahun. Sedikit dari mereka yang melampauinya. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

7. Mungkin pelampiasan nafsu syahwat sebentar berakibat kesedihan yang lama. (HR. Al-Baihaqi)

Keterangan:

Banyak kasus yang terjadi, gara-gara melampiaskan nafsu syahwat dengan berzina lalu hamil, maka hal tersebut menimbulkan trauma yang dalam dan berkepanjangan bagi sang wanita. Orang tua dan keluarga menjadi sedih dan malu. Juga akibat-akibat buruk lainnya yang dapat terjadi diluar perkiraan.

8. Rasulullah bersabda dengan membawakan firman Allah dalam hadits Qudsi: "Pandangan mata adalah panah beracun dari antara panah-panah Iblis. Barangsiapa meninggalkannya karena takut kepada-Ku maka Aku ganti dengan keimanan yang dirasakan manis dalam hatinya." (HR. Al Hakim)

9. Sa'ad bin Abi Waqqash berkata, "Ketika aku sakit, Rasulullah datang menjenguk dan aku berkata, "Ya Rasulullah, bolehkah aku mewakafkan seluruh hartaku?" Nabi Saw menjawab, "Tidak." Aku bertanya lagi, "Separonya?", Nabi menjawab, "Tidak." Aku bertanya lagi, "Sepertiganya?" Beliau menjawab, "Meninggalkan keluargamu dalam keadaan baik (senang) lebih baik daripada membiarkan mereka miskin mengemis pada orang-orang." (HR. Bukhari)

Keterangan:

Batas maksimum wasiat adalah sepertiga dari seluruh hartanya, karena sepertiga itu sudah banyak.


10. Barangsiapa bernazar untuk mentaati Allah, hendaklah dia mentaatiNya dan barangsiapa bernazar untuk bermaksiat terhadap Allah maka janganlah ia melakukannya. (HR. Bukhari)

11. Mimpi yang baik (sholeh) adalah dari Allah dan mimpi (buruk) adalah dari setan. (Bukhari)

12. Sesungguhnya yang dimaksud nazar ialah apa yang diharapkan dengannya keridhoan Allah 'Azza wajalla. (HR. Ahmad)

13. Mimpi yang paling benar ialah (yang terjadi) menjelang waktu sahur (sebelum fajar). (HR. Al Hakim dan Tirmidzi)

14. Hak seorang muslim yang memiliki harta (peninggalan untuk diwasiatkan) ialah tidak melampaui dua malam kecuali wasiatnya sudah tertulis dan sudah ditangannya. (HR. Muslim)

15. Mimpi yang baik oleh seorang yang sholeh merupakan satu dari empat puluh enam bagian dari mimpi kenabian. (HR. Bukhari)

16. Apabila Allah memberikan kenikmatan kepada seseorang hendaknya dia pergunakan pertama kali untuk dirinya dan keluarganya. (HR. Muslim)

17. Hendaklah kamu bertakwa kepada Allah. Jika seseorang membongkar keburukan yang diketahuinya pada dirimu janganlah kamu membongkar keburukan yang kamu ketahui ada pada dirinya. (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Wasiat Al-Imam Ja'far Ash-Shadiq kpd putranya Musa

Beliau berkata :

Wahai anakku.......barangsiapa merasa cukup dg apa yg menjadi bagiannya maka ia akan menjadi kaya & barangsiapa memanjangkan pandangannya kpd apa yg ada di tangan orang lain niscaya dia akan mati dalam keadaan miskin. Barangsiapa tdk ridha dg apa yg diberikan utknya berarti telah mencacati Allah dlm ketetapan takdir-Nya . Barangsiapa menganggap kecil ketergelinciran org lain maka menjadi besarlah ketergelinciran dirinya . Barangsiapa menyibak tabir (aib) org lain maka akan tersibak pula aurat (aib) nya . Barangsiapa menghunuskan pedang pemberontakan maka akan terbunuh karenanya . Barangsiapa menggali sumur (lubang) bagi saudaranya maka Allah akan menjerumuskan dirinya kedalamnya. Barangsiapa masuk (bercampur) dg org2 bodoh niscaya akan menjadi terhina. Dan barangsiapa bergaul dg para ulama maka dia akan di muliakan dengannya. Barang siapa memasuki tempat2 kejelekan maka dia akan tertuduh (dg kejelekan pula)

Wahai anakku.......waspadalah, jangan sampai engkau menganggap remeh org lain, sehingga engkau pun akan diremehkan (oleh mereka)
Waspadalah.....jangan engkau menggeluti perkara2 yg tdk bermanfaat bagi dirimu. sehingga engkau pun menjadi hina karenanya.

Wahai anakku........ katakanlah yg haq (benar) dlm keadaan menguntungkan ataupun merugikanmu niscaya engkau memiliki kedudukan tersendiri diantara teman2mu. Jadilah engkau seorang yg gemar membaca dan mengikuti Al-Quran, seorang yg gigih menyebarkan agama islam , seorang yg selalu memerintahkan kpd kebaikan dan melarang dari kemungkaran, seorang yg nenyambung tali persaudaraan dg org yg memutus hubungan rahim denganmu. Jadilah engkau sebagai org yg selalu memulai dlm menyapa org2 yg mendiamkanmu dan memberi kpd org yg meminta kpd mu.

Wahai anakku........... jauhilah namimah (perbuatan mengadu domba). Sungguh namimah itu akan menanamkan permusuhan di dlm hati2( manusia). Dan hati2 lah dari membongkar aib manusia . Karena kedudukan seseorang yg membongkar aib2 manusia berada pd posisi sasaran bidik (sewaktu-waktu akan balik bongkar aibnya). Apabila engkau mencari kebaikan maka wajib bagimu mengambil dari sumbernya. Sesungguhnya kebaikan itu memiliki asal dan pada asal itu tdp pokok2 dan pd pokok2 itu terdapat cabang2 , dan pd cabang2 itu terdapat buah, serta tidaklah buah itu menjadi matang(dg baik) kecuali pd tangkainya, dan tidaklah ada tangkainya kecuali ada pokoknya dan tidak ada pokok melainkan dg adanya asal (bibit) yg baik.
Kunjungilah orang2 yg baik dan jangan mengunjungi orang2 yg jelek (jahat). Karena orang2 yg jelek itu ibarat gurun pasir yg tdk dapat memancarkan air, atau ibarat pohon yg tdk menghijau daunnya , atau ibarat tanah yg tdk dapat menumbuhkan rerumputan.



(Al-Imam Ja'far Ash-Shadiq, hal. 27-29, karya Fadhilatusy Syaikh Shalih bin Abdillah Ad-Darwis ,hakim pada Mahkamah Al-Kubra di Qathif)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

NasEhAt BUat KU.....


Umur menjadikan kita semakin yakin bahwa kita akan punah.
Akan tetapi apakah pahala semakin bertambah ?
Ataukah kita semakin larut dalam dunia yang segera musnah?
Segeralah tingkatkan ikhlas dan amal ibadah untuk memperoleh jannah...

# AMIN#

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS


hidup harus bisa selalu bersyukur.....
semua yg ada di dunia sudah ada yang menentukan
jodoh , rezeki , maut ......
sudah di tentukan oleh ALLAH
kita hanya bisa berusaha dan berdoa agar bisa memperoleh apa yang kita inginkan.
apa yang kita peroleh saat ini harus kita syukuri.....

MUkMin Yg kUat AdaLah LeBih BaiK Dan Lebih diSenaNgi Disisi ALLAH dari Pada MuKmin Yg Lemah , Masing2 AdALah Baik. BeRseManGatlah untuk MencApai pErkara Yg BerManfaaT BagiMu Dan JanGanLah KamU MaLas. ApaBiLa kAmu terTimpa SesuAtu. JanganLah Berkata; "seandainya aku berbuat, tentu akan begini dan begini. Tapi Katakanlah; ALLAH sudah menakdirkan, dan apa Yg DIA kehendaki-Nya DIA Lakukan. SesunGguhnya kata 'seandainya' membuka pintu bagi perbuatan setan (memberikan was2 dalam hati untuk menolak takdir) HR.MUSLIM.

“Jagalah Alloh, niscaya engkau akan senantiasa mendapati-Nya di hadapanmu. Kenalilah Alloh di waktu lapang niscaya Dia akan mengenalimu saat kesulitan, ketahuilah bahwa apa yang ditetapkan luput darimu tidak akan pernah menimpamu dan apa yang telah ditetapkan menimpamu ...tidak akan pernah luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan itu selalu mengiringi kesabaran, jalan keluar selalu mengiringi cobaan dan kemudahan itu selalu mengiringi kesusahan.”.
HR.Tirmidzi


kita harus slalu meminta pertolongan kpd ALLAH agar bisa menjalani kehidupan ini dengan baik....
Berusaha ,berdoa, serta jangan lupa bersyukur kpd ALLAH....

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ahmad Saud -- Surah An-Nas (114)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ahmad Saud -- Surah Al-Falaq (113)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ahmad Saud - Surah Adh Dhuhaa (Amazing Recitation) [english translation]

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hati-hati dari Teman yang Buruk

Penulis: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah

Dalam sebuah hadits yang shahih disebutkan:
مَثَلُ الْـجَلِيْسِ الصَّالـِحِ وَالسُّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيْرِ. فَحَامِلُ الْـمِسْكِ إِمَّا أَنْ يَحْذِيَكَ وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيْحًا طَيِّبَةً، وَنَافِخُ الْكِيْرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيْحًا خَبِيْثَةً
“Permisalan teman duduk yang baik dan teman duduk yang jelek seperti penjual minyak wangi dan pandai besi. (Duduk dengan) penjual minyak wangi bisa jadi ia akan memberimu minyak wanginya, bisa jadi engkau membeli darinya dan bisa jadi engkau akan dapati darinya aroma yang wangi. Sementara (duduk dengan) pandai besi, bisa jadi ia akan membakar pakaianmu dan bisa jadi engkau dapati darinya bau yang tak sedap.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerangkan bahwa teman dapat memberikan pengaruh negatif ataupun positif sesuai dengan kebaikan atau kejelekannya. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyerupakan teman bergaul atau teman duduk yang baik dengan penjual minyak wangi. Bila duduk dengan penjual minyak wangi, engkau akan dapati satu dari tiga perkara sebagaimana tersebut dalam hadits. Paling minimnya engkau dapati darinya bau yang harum yang akan memberi pengaruh pada jiwamu, tubuh dan pakaianmu. Sementara kawan yang jelek diserupakan dengan duduk di dekat pandai besi. Bisa jadi beterbangan percikan apinya hingga membakar pakaianmu, atau paling tidak engkau mencium bau tak sedap darinya yang akan mengenai tubuh dan pakaianmu.
Dengan demikian jelaslah, teman pasti akan memberi pengaruh kepada seseorang. Dengarkanlah berita dari Al-Qur`an yang mulia tentang penyesalan orang zalim pada hari kiamat nanti karena dulunya ketika di dunia berteman dengan orang yang sesat dan menyimpang, hingga ia terpengaruh ikut sesat dan menyimpang.
وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلَى يَدَيْهِ يَقُولُ يَالَيْتَنِي اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُولِ سَبِيلاً. يَاوَيْلَتَى لَيْتَنِي لَمْ أَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيلاً. لَقَدْ أَضَلَّنِي عَنِ الذِّكْرِ بَعْدَ إِذْ جَاءَنِي وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِلْإِنْسَانِ خَذُولًا
“Dan ingatlah hari ketika itu orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata, ‘Aduhai kiranya dulu aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku, andai kiranya dulu aku tidak menjadikan si Fulan itu teman akrabku. Sungguh ia telah menyesatkan aku dari Al-Qur`an ketika Al-Qur`an itu telah datang kepadaku.’ Dan adalah setan itu tidak mau menolong manusia.” (Al-Furqan: 27-29)
‘Adi bin Zaid, seorang penyair Arab, berkata:
عَنِ الْـمَرْءِ لاَ تَسْأَلْ وَسَلْ عَنْ قَرِيْنِهِ فَكُلُّ قَرِيْنٍ بِالْـمُقَارَنِ يَقْتَدِي
إِذَا كُنْتَ فِي قَوْمٍ فَصَاحِبْ خِيَارَهُمْ وَلاَ تُصَاحِبِ الْأَرْدَى فَتَرْدَى مَعَ الرَّدِي
Tidak perlu engkau bertanya tentang (siapa) seseorang itu, namun tanyalah siapa temannya
Karena setiap teman meniru temannya
Bila engkau berada pada suatu kaum maka bertemanlah dengan orang yang terbaik dari mereka
Dan janganlah engkau berteman dengan orang yang rendah/hina niscaya engkau akan hina bersama orang yang hina
Karenanya lihat-lihat dan timbang-timbanglah dengan siapa engkau berkawan.

Dampak Teman yang Jelek
Ingatlah, berteman dengan orang yang tidak baik agamanya, akhlak, sifat, dan perilakunya akan memberikan banyak dampak yang jelek. Di antara yang dapat kita sebutkan di sini:
1. Memberikan keraguan pada keyakinan kita yang sudah benar, bahkan dapat memalingkan kita dari kebenaran. Sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَى بَعْضٍ يَتَسَاءَلُونَ. قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ إِنِّي كَانَ لِي قَرِينٌ. يَقُولُ أَئِنَّكَ لَمِنَ الْمُصَدِّقِينَ. أَئِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَامًا أَئِنَّا لَمَدِينُونَ. قَالَ هَلْ أَنْتُمْ مُطَّلِعُونَ. فَاطَّلَعَ فَرَآهُ فِي سَوَاءِ الْجَحِيمِ. قَالَ تَاللهِ إِنْ كِدْتَ لَتُرْدِينِ. وَلَوْلاَ نِعْمَةُ رَبِّي لَكُنْتُ مِنَ الْمُحْضَرِينَ
Lalu sebagian mereka (penghuni surga) menghadap sebagian yang lain sambil bercakap-cakap. Berkatalah salah seorang di antara mereka, “Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) memiliki seorang teman. Temanku itu pernah berkata, ‘Apakah kamu sungguh-sungguh termasuk orang yang membenarkan hari berbangkit? Apakah bila kita telah meninggal dan kita telah menjadi tanah dan tulang belulang, kita benar-benar akan dibangkitkan untuk diberi pembalasan.” Berkata pulalah ia, “Maukah kalian meninjau temanku itu?" Maka ia meninjaunya, ternyata ia melihat temannya itu di tengah-tengah neraka yang menyala-nyala. Ia pun berucap, “Demi Allah! Sungguh kamu benar-benar hampir mencelakakanku. Jikalau tidak karena nikmat Rabbku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret ke neraka.” (Ash-Shaffat: 50-57)
Dengarkanlah kisah wafatnya Abu Thalib di atas kekafiran karena pengaruh teman yang buruk. Tersebut dalam hadits Al-Musayyab bin Hazn, ia berkata, "Tatkala Abu Thalib menjelang wafatnya, datanglah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau dapati di sisi pamannya ada Abu Jahl bin Hisyam dan Abdullah bin Abi Umayyah ibnil Mughirah. Berkatalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Wahai pamanku, ucapkanlah Laa ilaaha illallah, kalimat yang dengannya aku akan membelamu di sisi Allah.’ Namun kata dua teman Abu Thalib kepadanya, ‘Apakah engkau benci dengan agama Abdul Muththalib?’ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam terus menerus meminta pamannya mengucapkan kalimat tauhid. Namun dua teman Abu Thalib terus pula mengulangi ucapan mereka, hingga pada akhirnya Abu Thalib tetap memilih agama nenek moyangnya dan enggan mengucapkan Laa ilaaha illallah. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

2. Teman yang jelek akan mengajak orang yang berteman dengannya agar mau melakukan perbuatan yang haram dan mungkar seperti dirinya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman tentang munafikin:
وَدُّوا لَوْ تَكْفُرُونَ كَمَا كَفَرُوا فَتَكُونُونَ سَوَاءً
“Mereka menginginkan andai kalian kafir sebagaimana mereka kafir hingga kalian menjadi sama.” (An-Nisa`: 89)

3. Tabiat manusia, ia akan terpengaruh dengan kebiasaan, akhlak, dan perilaku teman dekatnya. Karenanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
الرَّجُلُ عَلَى دِيْنِ خَلِيْلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang itu menurut agama teman dekat/sahabatnya, maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat dengan siapa ia bersahabat1.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi. Dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 927)
4. Melihat teman yang buruk akan mengingatkan kepada maksiat sehingga terlintas maksiat dalam benak seseorang. Padahal sebelumnya ia tidak terpikir tentang maksiat tersebut.
5. Teman yang buruk akan menghubungkanmu dengan orang-orang yang jelek, yang akan memudaratkanmu.
6. Teman yang buruk akan menggampangkan maksiat yang engkau lakukan sehingga maksiat itu menjadi remeh/ringan dalam hatimu dan engkau akan menganggap tidak apa-apa mengurangi-ngurangi dalam ketaatan.
7. Karena berteman dengan orang yang jelek, engkau akan terhalang untuk berteman dengan orang-orang yang baik/shalih sehingga terluputkan kebaikan darimu sesuai dengan jauhnya engkau dari mereka.
8. Duduk bersama teman yang jelek tidaklah lepas dari perbuatan haram dan maksiat seperti ghibah, namimah, dusta, melaknat, dan semisalnya. Bagaimana tidak, sementara majelis orang-orang yang jelek umumnya jauh dari dzikrullah, yang mana hal ini akan menjadi penyesalan dan kerugian bagi pelakunya pada hari kiamat nanti. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
مَا مِنْ قَوْمٍ يَقُوْمُوْنَ مِنْ مَجْلِسٍ لَمْ يَذْكُرُوا اللهَ تَعَالَى فِيْهِ، إِلاَّ قَامُوْا عَنْ مِثْلِ جِيْفَةِ حِمَارٍ وَكَانَ لَهُمْ حَسْرَةً
“Tidak ada satu kaum pun yang bangkit dari sebuah majelis yang mereka tidak berzikir kepada Allah ta’ala dalam majelis tersebut melainkan mereka bangkit dari semisal bangkai keledai2 dan majelis tersebut akan menjadi penyesalan bagi mereka." (HR. Abu Dawud. Dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Ash-Shahihah no. 77)
Demikian… Semoga ini menjadi peringatan!
(Dinukil secara ringkas dengan perubahan dan tambahan oleh Ummu Ishaq Al-Atsariyah dari kitab Al-Mukhtar lil Hadits fi Syahri Ramadhan, hal. 95-99)

1 Seseorang akan berperilaku seperti kebiasaan temannya dan juga menurut jalan serta perilaku temannya. Maka hendaknya setiap kita merenungkan dan memikirkan dengan siapa kita bersahabat. Siapa yang kita senangi agama dan akhlaknya maka kita jadikan ia sebagai teman, dan yang sebaliknya kita jauhi. Karena yang namanya tabiat akan saling meniru dan persahabatan itu akan berpengaruh baik ataupun buruk. (Tuhfatul Ahwadzi, kitab Az-Zuhd, bab 45)
2 Sama dengan bangkai keledai dalam bau busuk dan kotornya. ('Aunul Ma'bud, kitab Al-Adab, bab Karahiyah An Yaqumar Rajulu min Majlisihi wala Yadzkurullah)
http://www.asysyariah.com/print.php?id_online=717

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

penting

Rasulullah saw. bersabda: Ada lima kewajiban bagi seorang muslim terhadap saudaranya yang muslim; menjawab salam, mendoakan orang yang bersin, memenuhi undangan, menjenguk orang sakit dan mengiring jenazah. (Shahih Muslim No.4022)

Rasulullah bersabda: Tiga perkara yang akan mengiringi mayit, yang dua akan kembali dan yang satu akan menetap. Ia akan diiringi oleh keluarganya, hartanya dan amal perbuatannya. Keluarga dan hartanya akan kembali dan tinggallah amal perbuatannya. (Shahih Muslim No.5260)

Dari dia Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Orang kuat itu bukanlah orang yang menang bergulat, tetapi orang kuat ialah orang yang dapat menahan dirinya ketika marah." Muttafaq Alaihi.

46. Kawan pendamping yang sholeh ibarat penjual minyak wangi. Bila dia tidak memberimu minyak wangi, kamu akan mencium keharumannya. Sedangkan kawan pendamping yang buruk ibarat tukang pandai besi. Bila kamu tidak terjilat apinya, kamu akan terkena asapnya. (HR. Bukhari)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PentiNg kanggo Aku


MUkMin Yg kUat AdaLah LeBih BaiK Dan Lebih diSenaNgi Disisi ALLAH dari Pada MuKmin Yg Lemah , Masing2 AdALah Baik.
BeRseManGatlah untuk MencApai pErkara Yg BerManfaaT BagiMu Dan JanGanLah KamU MaLas.
ApaBiLa kAmu terTimpa SesuAtu. JanganLah Berkata; "seandainya aku berbuat, tentu akan begini dan begini. Tapi Katakanlah; ALLAH sudah menakdirkan, dan apa Yg DIA kehendaki-Nya DIA Lakukan. SesunGguhnya kata 'seandainya' membuka pintu bagi perbuatan setan (memberikan was2 dalam hati untuk menolak takdir)


HR.MUSLIM

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS